Beranda » TUGAS » BIOLOGI » SISTEM PENCERNAAN PADA MANUSIA

SISTEM PENCERNAAN PADA MANUSIA

Manusia membutuhkan energy untuk dapat melakukan kegiatan dan melangsungkan hidupnya. Oleh karena itu, manusia makan untuk mencukupi kebutuhan gizi dan tenaga yang diperlukan dan dalam pembentukan energy manusia membutuhkan suatu system untuk mengubah makanan tersebut menjadi zat yang berguna yaitu melalui system pencernaan.

 

Pada dasarnya, sistem pencernaan pada manusia terbagi menjadi 2 yaitu

1.       Sistem pencernaan mekanik (proses perubahan molekul makanan yang berukuran besar menjadi kecil)

2.       Sistem pencernaan kimiawi (proses perubahan moleku-molekul bahan makanan dari bentuk yang kompleks menjadi bentuk yang sederhana dengan bantuan enzim)

 

Makanan yang dibutuhkan manusia adalah makanan yang memenuhi menu seimbang atau makanan yang mengandung 4 sehat 5 sempurna yaitu :

1.       Nasi

2.       Sayur

3.       Lauk-pauk

4.       Buah

5.       Susu

Kriteria makanan yang bermutu ada enam yaitu :

1.       Makanan bergizi tinggi

2.       Makanan yang higenis

3.       Makanan yang mudah dicerna

4.       Makanan yang cukup kalori

5.       Makanan yang berasal dari berbagai jenis makanan

6.       Makanan yang memiliki rasa, warna dan bau yang membangkitkan selera makan

 

Makanan biasanya  memiliki zat-zat makanan sebagai berikut  :

1.       Karbohidrat

2.       Protein

3.       Lemak  (lemak jenuh dan lemak tak jenuh)

4.       Zat aditif (zat pengawet, pewarna, penyedap, pemanis dan pengharum)

5.       Air

6.       Vitamin dan mineral

 

1. Alat Pencernaan

 

Saluran pencernaan tersusun dari mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, dan anus.

 

a. Rongga Mulut (Cavum Oris)

 

Dalam rongga mulut terdapat organ pencernaan lidah, gigi, dan kelenjar ludah.

 

Lidah

berfungsi untuk membantu mengunyah dan menelan makanan menuju ke kerongkongan.

 

Gigi

berfungsi untuk menghaluskan makanan. Sehingga gigi dan lidah berfungsi sebagai pencerna mekanik dalam mulut. Gigi seri berfungsi untuk menggigit atau memotong makanan. Gigi taring berfungsi untuk merobek dan mengoyak makanan. Gigi geraham untuk menghaluskan makanan. Struktur gigi berlapis-lapis, yaitu terdiri dari email, tulang gigi, dan rongga gigi. Email, merupakan lapisan pelindung yang keras. Tulang gigi terbuat dari dentin yang tersusun dari kalsium karbonat. Semen gigi berfungsi sebagai pelekat gigi dengan tulang rahang. Rongga gigi berisi saraf dan pembuluh darah. Manusia memiliki dua jenis pertumbuhan gigi. Pada usia balita, tumbuh gigi susu berjumlah 20. Gigi susu, kemudian diganti dengangigi tetap yang berjumlah 32 pada saat usia kurang lebih 12 tahun.

 

Air ludah

berfungsi untuk membasahi rongga mulut dan membasahi makanan. Pencernaan secara kimiawi pada mulut terjadi dengan bantuan enzim ptialin yang dihasilkan oleh air ludah. Ptialin berfungsi untuk mengubah amilum menjadi maltosa (karbohidrat sederhana).

 

 

b. Kerongkongan (Esofagus)

 

Fungsi kerongkongan adalah sebagai saluran untuk memindahkan makanan dari mulut ke lambung. Kerongkongan dapat melakukan gerak peristaltik, yaitu gerakan meremas-remas untuk mendorong makanan sedikit demi sedikit ke dalam lambung.

 

c. Lambung (Ventrikulus)

 

Lambung merupakan tempat penampungan makanan untuk dicerna secara mekanik dan kimiawi.

 

Sedangkan fungsi lambung adalah sebagai berikut :

  1. Menghasilkan pepsinogen. Pepsinogen merupakan bentuk yang belum aktif dari pepsin. Enzim pepsin berfungsi mengubah molekul protein menjadi potongan-potongan protein (pepton).
  2. Dinding lambung menghasilkan asam klorida (HCl) yang berfungsi untuk membunuh mikroorganisme dalam makanan, menciptakan suasana asam dalam lambung, dan mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin.
  3. Permukaan lambung mengeluarkan lendir yang berfungsi untuk melindungi dinding lambung dari HCl.
  4. Pada bayi, lambungnya menghasilkan dua enzim, yaitu renin, berfungsi untuk menggumpalkan protein susu dan kasein dengan bantuan kalsium dan lipase untuk memecah lemak dalam susu.

 

d. Usus Halus (Intestinum)

 

Usus halus terbagi menjadi 3 bagian yaitu :

usus dua belas jari (duodenum), usus kosong (jejunum), dan usus penyerapan (ileum).

 

Usus dua belas jari, pada bagian ini bermuara saluran dari kantong empedu dan pankreas.

 

1. Kantong Empedu

berfungsi untuk menyimpan cairan empedu yang dihasilkan hati. Cairan empedu mengandung garam empedu dan zat warna empedu :

  • Garam empedu berfungsi untuk mengemulsi lemak,
  • zat warna empedu (bilirubin dan biliverdin) berfungsi memberikan warna kuning pada tinja dan urin.

2. Pankreas

merupakan organ agak pipih yang terletak di bawah lambung. Pankreas menghasilkan getah pankreas yang mengandung enzim amilase, tripsin, dan lipase.

  • Amilase berfungsi untuk menguraikan zat tepung (amilum) menjadi gula (maltosa).
  • Tripsin menguraikan protein menjadi asam amino.
  • Lipase mengubah lemak menjadi asam lemak dan gliserol.

Pada permukaan usus halus dipenuhi jonjot-jonjot usus atau vili yang berfungsi untuk memperluas bidang penyerapan sehingga kemampuan menyerap makanan lebih besar.

 

e. Usus Besar (Intestinum Crasum)

 

Fungsinya untuk mengabsorpsi air dan mineral, tempat pembentukan vitamin K (dengan bantuan bakteri Escherichia coli), serta melakukan gerak peristaltik untuk mendorong tinja menuju anus. Bakteri Escherichia coli yang terdapat dalam usus besar juga berperan dalam proses pembusukan sisa makanan menjadi kotoran.

 

f. Anus

 

Fungsinya sebagai tempat keluarnya sisa-sisa makanan dari proses pencernaan (feses) keluar dari tubuh.

 

Kelainan Dan Gangguan Pada Sistem Pencernaan

1. Gastritis, adalah suatu radang yang akut atau kronis pada lapisan mukosa dinding lambung. Radang yang akut dapat disebabkan oleh makanan yang kotor, dan radang yang kronis disebabkan oleh kelebihan asam dalam lambung.

2. Radang hati yang menular (Hepatitis), merupakan infeksi virus pada hati, sering meluas melalui air atau makanan yang terkontaminasi oleh virus.

3. Diare, dapat ditimbulkan karena adanya iritasi pada selaput dinding kolon oleh bakteri disentri, diet yang jelek, zat-zat beracun, rasa gelisah, atau makanan yang dapat menimbulkan iritasi pada dinding usus.

4. Sembelit yang kronis bila defekasi terlambat, usus besar mengabsorpsi air secara berlebihan dari feses dan menyebabkan feses menjadi kering dan keras. Bila hal ini terjadi, pengeluaran feses menjadi sulit. Menahan buang air besar pada waktu-waktu yang normal dapat menyebabkan sembelit. Semebleit dapat juga disebabkan emosi seperti rasa gelisah, cemas, takut atau stress.

5. Kanker lambung, yaitu gejala-gejala permulaan dari kanker lambung hampir sama dengan gejala-gejala yang disebabkan gangguan lain pada alat pencernaan, antara lain merasa panas, kehilangan nafsu makan, ketidaksanggupan mencerna (salah cerna) berlangsung terus menerus, sedikit rasa muak, rasa gembung dan rasa gelisah sesudah makan, dan kadang-kadang timbul rasa nyeri pada lambung.

6. Radang usus buntu, bila usus buntu (umbai cacing) meradang, membengkak dan terisi oleh nanah. Kondisi ini disebut radang usus buntu atau apendistis.

7. Hemaroid, adalah pembengkakkan vena didaerah anus. Hemaroid cenderung berkembang pada orang-orang yang terlalu lama duduk terus menerus atau pada orang yang menderita sembelit. Hemaroid juga sering terjadi pada wanita hamil dan orang-orang yang terlalu gemuk. Gejala-gejala hemaroid meliputi rasa gatal-gatal, nyeri dan pendarahan.

8. Keracunan makanan, umumnya disebabkan oleh bakteri yang terdapat dalam makanan. Bakteri dalam makanan dapat membahayakan atau menghasilkan racun yang membahayakan tubuh. Geajala-gejala keracunan makanan meliputi muntah-muntah, diare, nyeri (sakit) rongga dada dan perut serta demam.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s